Politisi & Aktivis NU Ngaji Tasawuf di Semarang

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Majelis Ilmu bersama Habib Umar Muntohar, Syeh Rohimuddin Annawawi al-Bantani dan Syeh Yusuf, di Ungaran, Semarang pada Rabu (1/10).

Politisi yang hadir pada malam itu, antara lain Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, anggota FPKB DPRD Provinsi Jateng Hasan Asy'ari, M Chamim Arifin dan Sarif Abdillah. Sementara dari para akvitis yang hadir antara lain dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), IPNU-IPPNU dan Gerakan Pemuda Ansor.



Habib Umar, dalam pemaparannya mengingatkan para aktivis untuk selalu mengingat Allah. Hati ini harus diasah dengan selalu zikir kepada Allah, dari situlah akan ada sinar yang menerangi kehidupan. Apa pun aktivitasnya akan selalu mendapatkan petunjuk dari Allah jika selalu berzikir.

Syeh Rohimuddin yang menganut tarekat Sadziliah memberikan pemaparan tentang zat-zat Allah dan eksistensi tarekat di Indonesia. Islam masuk di nusantara dibawa para ahli tarekat hingga eksis sampai sekarang ini. Ruhnya Islam itu ada di tarekat yang membentuk akhlakul karimah di muka bumi.

Dalam kesempatan tersebut, juga dibuka sesi dialog dengan para habaib. Diskusi berlangsung dengan hangat memperbincangkan tasawuf dan dunia kesufian. Tersirat para aktivitas antusias ingin menyerap keilmuan keilahiran.

Sumber: NU Online

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Politisi & Aktivis NU Ngaji Tasawuf di Semarang"

Post a Comment