BPOM Selidiki Video Viral Pemberian Vaksin ke Lansia 77 Tahun

 Juru bicara Program Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM, Lucia Rizka Andalusia, menyatakan sampai saat ini BPOM sedang melakukan penelusuran dan kajian terkait keamanan dan efikasi vaksin COVID-19 untuk kelompok Lansia. "Kami sedang mengumpulkan data dukung yang cukup dan akan melakukan pengkajian," kata Rizka mengomentari viralnya sebuah video pemberian vaksin kepada pasangan lansia.



Baru-baru ini, dr. Pandu Riono seorang ahli epidemiologi dari FKM UI mengunggah konten video yang memperlihatkan proses penyuntikan vaksin kepada pasangan lansia di sebuah klinik. Pasangan Lansia yang ternyata adalah Prof. dr. Suwandi Widjaja dan istrinya, keduanya berusia sekitar 70an tahun.

Dalam unggahannya, dr. Pandu menuliskan "Video singkat tentang pemberian vaksin Sinovac pada Prof dr Suwandi Widjaja (77 tahun) di RS Medistra dan istri. Sinovac bisa untuk lansia yang sehat. Seperti juga dilakukan di Turkey. Sinovac dianjurkan pada usia 18-59 tahun. Tak ada larangan diberikan pada usia 60+ sehat,"



Kepala BPOM Penny K Lukito menyampaikan Sinovac itu sedang dalam proses uji klinik fase 1 dan 2 untuk lansia dan saya dengar fase 3 di Brasil. Jadi itu masih kita tunggu untuk memberikan emergency use of authorization (EUA) pada lansia. 

Sumber: detik.com

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "BPOM Selidiki Video Viral Pemberian Vaksin ke Lansia 77 Tahun"

Post a Comment